RSS

Arsip Kategori: Motivasi

>Bersyukur Saat Sehat dan Sabar Saat sakit

>


Allah SWT yang menguasai tubuh kita dan yang memberikan karunia kesehatan lahir dan batin. Bersabar ketika diuji sakit dan bersyukur ketika dikarunia kesehatan. Karena kadang seseorang yang diuji sakit terhina karena ketidaksabarannya dan dikala sehat terhina karena ketidaksyukurannya.

Ada dua nikmat yang banyak orang lalai mensyukurinya yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu” (HR Bukhari).

Nikmat sehat merupakan karunia dari Allah SWT, dan sering dianggap sebagai suatu hal yang biasa saja, sehingga kita kadang lalai untuk bersyukur kepada-Nya. Biasanya, kesadaran akan besarnya nikmat sehat baru timbul pada saat kita mengalami sakit.

Pada saat terbaring sakit, betapa lemah dan tidak berdayanya kita. Dalam kondisi tersebut, kita akan mengalami kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas dengan baik, termasuk melakukan ibadah wajib seperti sholat lima waktu.
Namun, Allah SWT memberikan keringanan-keringanan saat kita mengalami sakit. Jika tidak bisa berdiri karena kondisi badan lemah ketika sakit, kita boleh sholat sambil duduk. Allah SWT menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesukaran bagi hamba-Nya dalam beribadah.
Sabar adalah kegigihan kita untuk berada di jalan yang Allah sukai. Sabar ketika sedang diuji sakit. Kesabaran seseorang akan tampak dari akhlaq dalam menyikapinya.

Ada beberapa sikap sabar yang bisa kita latih disaat kita diuji sakit.

1.Sikap berprasangka baik kepada Allah.
Diawali dengan menyadari sepenuhnya bahwa tubuh ini bukan milik kita melainkan milik Allah. Mau dijadikan sehat, sakit, itu hak Dia.

2 Sikap menerima ketentuan Allah.
Tidak berkeluh kesah. Keluh kesah adalah tanda-tanda dari ketidaksabaran. Biasanya orang sakit menderita itu bukan karena sakitnya melainkan karena dramatisasinya. Oleh karena itu, betapapun parahnya penyakit kita, cobalah untuk memproporsionalkannya.

3.Merenungkan hikmah sakit
Salah satu hikmah sakit ialah gugurnya dosa bagaikan gugurnya daun-daun pepohonan. Dengan begitu, salah satu hikmah sakit yang bisa kita reguk ialah kesempatan kita untuk ber-muhasabah, mengintrospeksi diri, terutama terhadap sejumlah kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan.

4.Berniat untuk sembuh
Kita harus berniat untuk sembuh. Sabar untuk berniat sembuh akan memotivasi kita agar tidak menyerah pada rasa sakit. Perjuangan kita menjalani rasa sakit insya Allah dicatat sebagai jihad fii sabilillah. Justru di saat sakit itulah kita membuktikan ketaatan kita kepada Allah SWT.

Wallahualam bishshawab.

Semoga kita selalu menjadi manusia yang selalu bersyukur akan segala nikmat yg Allah berikan dan selalu bersabar pada saat ditimpa musibah..

 
2 Komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Kisah, Motivasi

 

>Tauladan Abadi Dari Hamba Pilihan

>Hidup ini memang penuh dengan ujian dan cobaan, sekalipun kepada mereka yang tampaknya secara ekonomi berkecukupan. Memang, cobaan Allah SWT akan dialami oleh siapapun, baik yang beriman maupun yang tidak beriman. Karena itu merupakan sunnatullah : Seperti tercantum dalam Surat Al-baqarah : 155-156 , bahwa Allah SWT akan menguji kepada manusia berupa perasaan takut kehilangan harta, kelaparan, kekurangan harta, dan jiwa. Hanyalah mereka yang bertawakal kepadaNya yang patut mendapatkan penghargaan berupa sorga.

Mengapa Tuhan memberi cobaan kepada hambaNya ? tujuannya tidak lain adalah untuk menseleksi siapa diantara mereka yang tetap iman dan kufur setelah terjadinya musibah tersebut. Ingat, bahwa iman itu bisa bertambah, berkurang bahkan bisa hilang. “ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan ‘kami telah beriman’ sedang mereka tidak diuji, dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui siapa yang benar imannya dan siapa yang berdusta ” (Al-Ankabut : 2-3).

Setiap kita memasuki bulan Dzulhijjah dan melaksanakan tugas-tugas agama, kita selalu ingat kepada seorang Nabi yang paling banyak disebut di dalam al-qur’an, dia adalah abul anbiya dan kholilullah , itulah Nabi Ibrahim AS . Yang seluruh hidupnya menggambarkan hamba Allah yang serba sempurna, keteladanan beliau dan keluarganya banyak sekali disebut dalam al-qur’an, baik keteladanan yang menyangkut pengabdiannya kepada Allah, mau pun contoh yang dia berikan bagaimana menghadapi berbagai cobaan dari Allah dengan penuh kesabaran dan ketakwaannya.

Nabi Muhammad sendiri, sering kali merujuk kepada Nabi Ibrahim di dalam memberikan contoh kepada sahabat dan pengikutnya. Demikian tingginya posisi Nabi Ibrahim di mata para pengikut agama-agama samawi, sehingga mereka berebut menuntut Nabi Ibrahim sebagai Nabi dan panutannya, karena : keikhlasannya yang demikian tinggi, pengabdiannya yang tulus, pengorbanannya yang sangat monumental itu. Contoh konkrit dalam kegigihannya meletakkan akidah tauhid adalah :

Pertentangannya dengan keluarganya sendiri, yang akhirnya harus meninggalkan tanah air yang ia cintai, ia harus menerima hukuman berat dibakar hidup-hidup.Ketabahannya dalam menghadapi ujian dari Allah yang sangat bertentangan dengan suara hatinya, di kala ia diperintah untuk menyembelih putra kandungnya, Ismail.

Bapak dan anak yang sama-sama hamba pilihan telah mengukir peristiwa yang tidak mungkin sanggup dilakukan oleh siapa pun, untuk itulah Allah memberi penghargaan kepadanya. “Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (yaitu) kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim ” ( Ashafaat : 108-109 )

Nabi Muhammad, seperti halnya Nabi Ibrahim selalu mengkaitkan antara pentingnya pembinaan iman agar tetap mampu memimpin hidupnya, dengan kepekaan sosial terhadap alam sekitarnya. Seorang yang beriman, belum dapat dikatakan menghayatinya secara baik kalau hatinya tidak tergerak untuk memberantas kemiskinan yang ada di masyarakatnya. Juga seseorang belum dapat dikatakan beriman dengan sempurna, kalau ia masih enggan berkorban untuk membantu orang lain yang membutuhkan pertolongannya. Bukankah Nabi telah mengingatkan kita dalam sebuah hadistnya : “Hampir saja kefakiran itu membawa seseorang ke lembah kekufuran”.

Bukan sekedar mendermakan sebagian harta yang kita miliki, tetapi perlu diingat bahwa harta yang baik (halalan thayiban) yang mempunyai dampak ibadah. Ditekankan bahwa ‘ kurban’ adalah keikhlasan mengorbankan hal-hal yang disenangi secara individu demi kepentingan kemanusiaan . Sebagaimana difirman Allah dalam : “ Kamu sekali-kali tidak akan sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya ” ( Al-Imran : 92)

Di sini jelas sekali tergambar, betapa besarnya perhatian Nabi akan bahaya kemiskinan dan betapa dekatnya kemiskinan itu dari kekufuran. Seolah-olah Nabi mengatakan, bahwa perhatian kaum muslimin dalam memerangi kemiskinan identik dengan kita memerangi kekufuran. Dalam hadist yang lain beliau bersabda : “ bukankah kamu tertolong dan diberi rizki oleh Allah berkat keberadaan orang-orang yang lemah (fakir-miskin)”.

Hadist tersebut mengingatkan kepada kita, terutama mereka yang berhasil dalam hidupnya, dalam usaha dan kariernya, bahwa keberhasilannya itu tidak lepas dari jasa dan pengorbanan mereka yang tidak mampu dan bodoh, yang berarti menyantuni mereka adalah merupakan kewajiban yang melekat pada diri kita semua. Bukan sebaliknya, dimana mereka diperbodoh dan diakali. Sebagai seorang Islam yang menjunjung tinggi teladan yang diberikan oleh Nabi Ibrahim, serta melaksanakan dengan sungguh-sungguh syariat Nabi Muhammad saw, maka kita wajib mengkaji dan meneliti kembali posisi kita ini, dilihat dari ajaran yang agung itu.

1. Sudahkah semua tuntunannya itu kita laksanakan dengan baik ataukah keteladanannya itu hanya kita pandang sebagai “kebajikan” tanpa harus diikuti ?
2. Sudahkah hati kita tergerak untuk mewujudkan dalam bentuk amal yang nyata, atau kita masih berputar pada perumusan, pengakajian dan persiapan.

Begitu besarnya arti kur’ban terhadap kelompok masyarakat yang kurang mampu, sehingga ada surat yang megkaitkan sholat dengan kelompok tersebut. Surat itu sudah kita hafal, bahkan setiap hari kita membacanya, yaitu surat Al-Ma’un . Sholat yang kita laksanakan setiap hari dan yang kita harapkan menjadi andalan bekal kita menghadap Allah, mungkin tidak dapat kita harapkan banyak, karena kita lupa akan jiwanya, telah kita lupakan mereka yang miskin (marginal), yaitu para yatim-piatu, para penyandang cacat yang perlu mendapat santunan dan uluran tangan :

Agama yang kita peluk menjadikan kemiskinan dan hal-hal yang menyertainya, seperti kebodohan, keterbelakangan , sebagai musuh yang harus dihadapi bersama. Jika wujuf memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada jama’ah untuk meneguhkan keimanan, yang berarti lebih dalam hubungan hamba dan Sang Khalik, Maka korban berdimensi vertikal dan juga horizontal . Sungguh berbahagia insan yang mampu menangkap pesan-pesan Ilahi tersebut, apalagi yang kemudian mengamalkan pemahaman itu dalam perilaku sehari-hari secara konsisten, tekun dan berkelanjutan..

Sebagai orang beriman, kita tentu ingin setiap kali meresapkan pesan dan pelajaran dari peristiwa agung itu, lalu mengamalkannya. Bahkan dengan kembalinya pesan itu setiap tahun, kita diingatkan untuk berintrospeksi, adakah peningkatan dalam kualitas keimanan dan amalan kita. Kurban memang datang setahun sekali, tetapi semangatnya tentulah setiap hari. Mana kala kita menoleh ke kanan atau ke kiri tampaklah kesusahan dari berjuta-juta hamba Allah. Apapun penyebabnya, yang nyata mereka dalam kesusahan.

Di saat kita mengagungkan asma Allah sehubungan dengan idul adha tahun ini, mari kita tingkatkan kesediaan dan kerelaan kita berkorban, kita pererat ikatan lahir batin dengan mereka yang kurang berhasil dalam hidupnya, kita hilangkan sifat-sifat yang bersumber pada egosentris , sebagai penghayatan yang nyata terhadap sholat yang kita lakukan setiap hari dan idul adha kali ini. Mari kita ingat pesan Nabi kita yang artinya : makin besar nilai harta di mata seorang muslim, makin rendah nilai dirinya di hadapan Tuhan. Semoga kita mampu memahami, menghayati dan mengamalkan perintah-perintah agama secara benar dan baik, demi kebahagiaan kita di dunia dan di akherat. Kita tentu berharap semoga krisis perekonomian yang tengah melanda dunia saat ini, cepat berakhir. Dan semoga saudara kita yang sedang menghadapi berbagai cobaan itu diberi ketabahan dan kesabaran.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Kisah, Motivasi

 

>Tiga Ucapan untuk Tiga Kondisi

>Hidup di dunia bagi seorang mukmin merupakan daftar panjang menghadapi aneka ujian yang datang dari Allah Sang Pencipta Yang Maha Berkehendak lagi Maha Kuasa. Terkadang hidup diwarnai dengan kondisi suka dan terkadang dengan kondisi duka. Seorang mukmin tidak pernah mengeluh apalagi menyalahkan Allah ketika sedang diuji dengan kesulitan hidup. Ia selalu berusaha untuk tetap bersabar manakala ujian duka melanda hidupnya. Sebaliknya seorang mukmin tidak bakal lupa bersyukur tatkala sedang diuji dengan karunia kenikmatan dari Allah. Demikian indah dan bagusnya respon seorang mukmin menghadapi aneka ujian hidup sehingga Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam mengungkapkan ketakjuban beliau.

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ

ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ

خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan orang beriman! Sesungguhnya semua urusannya baik. Dan yang demikian tidak dapat dirasakan oleh siapapun selain orang beriman. Jika ia memperoleh kebahagiaan, maka ia bersyukur. Bersyukur itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa mudharat, maka ia bersabar. Dan bersabar itu baik baginya.” (HR Muslim 5318)

Bahkan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam mengajarkan kita agar memberikan respon yang sesuai untuk setiap kondisi ujian yang sedang datang kepada diri seorang mukmin. Dalam hadits di bawah ini sekurangnya Nabi mengajarkan tiga jenis ucapan berbeda untuk merespon tiga jenis kondisi ujian yang menghadang seorang mukmin dalam hidupnya di dunia.

من أنعم الله عليه بنعمة فليحمد الله ومن استبطأ الرزق

فليستغفر الله ومن حزبه أمر فليقل لا حول ولا قوة إلا بالله

”Barangsiapa dikaruniai Allah kenikmatan hendaklah dia bertahmid (memuji) kepada Allah, dan barangsiapa merasa diperlambat rezekinya hendaklah dia beristighfar kepada Allah. Barangsiapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah mengucapkan “Laa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil’adzhim.” (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung)” (HR. Al-Baihaqi dan Ar-Rabii’)

Pertama, saat menghadapi kondisi memperoleh kenikmatan. Dalam kondisi seperti ini seorang mukmin diharuskan mengucapkan pujian bagi Allah, yaitu mengucapkan Alhamdulillah. Sebab dengan dia mengucapkan kalimat yang menegaskan kembali bahwa segala karunia berasal hanya dari Allah, maka berarti ia menutup segala celah negatif yang bisa jadi muncul dan diolah setan, yaitu menganggap bahwa kenikmatan yang ia peroleh adalah karena kehebatan dirinya dalam berprestasi. Setan sangat suka menggoda manusia dengan menanamkan sifat ’ujub atau bangga diri bilamana baru meraih suatu keberhasilan atau kenikmatan. Manusia dibuat lupa akan kehadiran Allah yang pada hakekatnya merupakan sumber sebenarnya dari datangnya kenikmatan. Jika Allah tidak izinkan suatu kenikmatan sampai kepada seseorang bagaimana mungkin orang tersebut akan pernah dapat menikmatinya?
Sebenarnya dalam kehidupan di dunia kenikmatan Allah senantiasa tercurah kepada segenap hamba-hambaNya. Bahkan jumlah nikmat yang diterima setiap orang selalu saja jauh melebihi kemampuan orang itu untuk mensyukurinya. Jangankan kemampuan bersyukur seseorang melebihi nikmat yang ia terima dari Allah, bahkan sebatas mengimbanginya saja sudah tidak akan pernah sanggup. Maka, saudaraku, marilah kita lazimkan diri untuk sering-sering mengucapkan kalimat tahmid, baik saat kita menyadari datangnya nikmat maupun tidak.

Kedua, saat merasa berada dalam kondisi rezeki sedang diperlambat. Dalam kondisi seperti ini seorang mukmin disuruh untuk banyak mengucapkan kalimat istighfar. Kalimat istighfar berarti kalimat mengajukan permohonan agar Allah mengampuni dosa-dosa kita. Nabi Hud menyuruh kaumnya untuk beristighfar dan menjamin bahwa dengan melakukan hal itu, maka hujan deras bakal turun. Istilah ”hujan” di dalam tradisi ajaran Islam seringkali bermakna rezeki. Sehingga kaitannya menjadi sangat jelas. Orang yang sedang merasa rezekinya lambat atau seret kemudian ia beristighfar, maka ia sedang berusaha mengundang turunnya hujan alias rezeki dari Allah.

وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا

“Dan (Hud berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabbmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu.” (QS Hud ayat 52)

Ketiga, kondisi sedang dilanda kesusahan dalam suatu masalah. Menghadapi kondisi seperti iniNabi shollallahu ’alaih wa sallam menyuruh seorang mukmin untuk membaca kalimat Laa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil’adzhim. Kalimat ini sungguh sarat makna yang bermuatan aqidah. Bayangkan, kalimat ini bila diterjemahkan menjadi: Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Kalimat ini kembali mengingatkan kita akan pentingya kemantapan iman Tauhid seorang mukmin. Begitu si mukmin membaca kalimat tersebut dengan penuh pemahaman, penghayatan dan keyakinan, maka saat itu juga jiwanya akan meninggi dan berusaha menggapai kekuatan dan pertolongan Allah yang Maha Kuat lagi Maha Terpuji. Bila Allah telah mengizinkan kekuatan dan pertolonganNya datang kepada seseorang, maka masalah manakah yang tidak bakal sanggup diatasinya?

Oleh karena itu, sekali lagi kami tegaskan, Islam sangat mencela sikap ketergantungan seseorang kepada selain Allah saat menangani masalahnya. Hanya Allah tempat bergantung, tempat kembali dan tempat memohon pertolongan. Hanya Allah tempat kita ber-tawakkal. Malah seorang mukmin tidak boleh ber-tawakkal kepada dirinya sendiri.

ياَ حَيُّ ، يَا قَيُّومُ ، بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلِّهِ ،

وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ ، وَلَا إِلَى أَحَدٍ مِنَ النَّاسِ

“Wahai Allah Yang Maha Hidup, wahai Allah Yang Senantiasa Mengurusi, tidak ada tuhan selain Engkau, dengan rahmatMu aku memohon pertolongan, perbaikilah keadaan diriku seluruhnya dan jangan Engkau serahkan nasibku kepada diriku sendiri (walau) sekejap mata, tidak pula kepada seorang manusiapun.” (HR Thabrani 445)

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Hikmah, Motivasi

 

>Bila Hati Bercahaya

>



Adakah diantara kita yang merasa mencapai sukses hidup karena telah berhasil meraih segalanya : harta, gelar, pangkat, jabatan, dan kedudukan yang telah menggenggam seluruh isi dunia ini? Marilah kita kaji ulang, seberapa besar sebenarnya nilai dari apa-apa yang telah kita raih selama ini.
Di sebuah harian pernah diberitakan tentang penemuan baru berupa teropong yang diberi nama telescope Hubble. Dengan teropong ini berhasil ditemukan sebanyak lima milyar gugusan galaksi. Padahal yang telah kita ketahui selama ini adalah suatu gugusan bernama galaksi bimasakti, yang di dalamnya terdapat planet-planet yang membuat takjub siapa pun yang mencoba bersungguh-sungguh mempelajarinya. Matahari saja merupakan salah satu planet yang sangat kecil, yang berada dalam gugusan galaksi di dalam tata surya kita. Nah, apalagi planet bumi ini sendiri yang besarnya hanya satu noktah. Sungguh tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan lima milyar gugusan galaksi tersebut. Sungguh alangkah dahsyatnya.
Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah berhasil meraih segala apapun yang dirindukannya di bumi ini – dan dengan demikian merasa telah sukses – suka tergelincir hanya mempergauli dunianya saja. Akibatnya, keberadaannya membuat ia bangga dan pongah, tetapi ketiadaannya serta merta membuat lahir batinnya sengsara dan tersiksa. Manakala berhasil mencapai apa yang diinginkannya, ia merasa semua itu hasil usaha dan kerja kerasnya semata, sedangkan ketika gagal mendapatkannya, ia pun serta merta merasa diri sial. Bahkan tidak jarang kesialannya itu ditimpakan atau dicarikan kambing hitamnya pada orang lain.
Orang semacam ini tentu telah lupa bahwa apapun yang diinginkannya dan diusahakan oleh manusia sangat tergantung pada izin Allah Azza wa Jalla. Mati-matian ia berjuang mengejar apa-apa yang dinginkannya, pasti tidak akan dapat dicapai tanpa izin-Nya. Laa haula walaa quwwata illaabillaah! Begitulah kalau orang hanya bergaul, dengan dunia yang ternyata tidak ada apa-apanya ini.
Padahal, seharusnya kita bergaul hanya dengan Allah Azza wa Jalla, Zat yang Maha Menguasai jagat raya, sehingga hati kita tidak akan pernah galau oleh dunia yang kecil mungil ini. Laa khaufun alaihim walaa hum yahjanuun! Samasekali tidak ada kecemasan dalam menghadapi urusan apapun di dunia ini. Semua ini tidak lain karena hatinya selalu sibuk dengan Dia, Zat Pemilik Alam Semesta yang begitu hebat dan dahsyat.
Sikap inilah sesungguhnya yang harus senantiasa kita latih dalam mempergauli kehidupan di dunia ini. Tubuh lekat dengan dunia, tetapi jangan biarkan hati turut lekat dengannya. Ada dan tiadanya segala perkara dunia ini di sisi kita jangan sekali-kali membuat hati goyah karena toh sama pahalanya di sisi Allah. Sekali hati ini lekat dengan dunia, maka adanya akan membuat bangga, sedangkan tiadanya akan membuat kita terluka. Ini berarti kita akan sengsara karenanya, karena ada dan tiada itu akan terus menerus terjadi.
Betapa tidak! Tabiat dunia itu senantisa dipergilirkan. Datang, tertahan, diambil. Mudah, susah. Sehat, sakit. Dipuji, dicaci. Dihormati, direndahkan. Semuanya terjadi silih berganti. Nah, kalau hati kita hanya akrab dengan kejadian-kejadian seperti itu tanpa krab dengan Zat pemilik kejadiannya, maka letihlah hidup kita.
Lain halnya kalau hati kita selalu bersama Allah. Perubahan apa saja dalam episode kehidupan dunia tidak akan ada satu pun yang merugikan kita. Artinya, memang kita harus terus menerus meningkatkan mutu pengenalan kita kepada Allah Azza wa Jalla.
Di antara yang penting yang kita perhatikan sekiranya ingin dicintai Allah adalah bahwa kita harus zuhud terhadap dunia ini. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang zuhud terhadap dunia, niscaya Allah mencintainya, dan barangsiapa yang zuhud terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya manusia mencintainya.”
Zuhud terhadap dunia bukan berarti tidak mempunyai hal-hal yang bersifat duniawi, melainkan kita lebih yakin dengan apa yang ada di sisi Allah daripada apa yang ada di tangan kita. Bagi orang-orang yang zuhud terhadap dunia, sebanyak apapun yang dimiliki sama sekali tidak akan membuat hati merasa tentram karena ketentraman itu hanyalah apa-apa yang ada di sisi Allah.
Rasulullah SAW bersabda, “Melakukan zuhud dalam kehidupan di dunia bukanlah dengan mengharamkan yang halal dan bukan pula memboroskan kekayaan. Zuhud terhadap kehidupan dunia itu ialah tidak menganggap apa yang ada pada dirimu lebih pasti daripada apa yang ada pada Allah.” (HR. Ahmad, Mauqufan)
Andaikata kita merasa lebih tentram dengan sejumlah tabungan di bank, maka berarti kita belum zuhud. Seberapa besar pun uang tabungan kita, seharusnya kita lebih merasa tentram dengan jaminan Allah. Ini dikarenakan apapun yang kita miliki belum tentu menjadi rizki kita kalau tidak ada izin Allah.
Sekiranya kita memiliki orang tua atau sahabat yang memiliki kedudukan tertentu, hendaknya kita tidak sampai merasa tentram dengan jaminan mereka atau siapa pun. Karena, semua itu tidak akan datang kepada kita, kecuali dengan izin Allah.
Orang yang zuhud terhadap dunia melihat apapun yang dimilikinya tidak menjadi jaminan. Ia lebih suka dengan jaminan Allah karena walaupun tidak tampak dan tidak tertulis, tetapi Dia Mahatahu akan segala kebutuhan kita.jangan ukur kemuliaan seseorang dengan adanya dunia di genggamannya. Sebaliknya jangan pula meremehkan seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita tidak menghormati seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita menghormati seseorang karena kedudukan dan kekayaannya, kalau meremehkan seseorang karena ia papa dan jelata, maka ini berarti kita sudah mulai cinta dunia. Akibatnya akan susah hati ini bercahaya disisi Allah.
Mengapa demikian? Karena, hati kita akan dihinggapi sifat sombong dan takabur dengan selalu mudah membeda-bedakan teman atau seseorang yang datang kepada kita. Padahal siapa tahu Allah mendatangkan seseorang yang sederhana itu sebagai isyarat bahwa Dia akan menurunkan pertolongan-Nya kepada kita.
Hendaknya dari sekarang mulai diubah sistem kalkulasi kita atas keuntungan-keuntungan. Ketika hendak membeli suatu barang dan kita tahu harga barang tersebut di supermarket lebih murah ketimbang membelinya pada seorang ibu tua yang berjualan dengan bakul sederhananya, sehingga kita mersa perlu untuk menawarnya dengan harga serendah mungkin, maka mulailah merasa beruntung jikalau kita menguntungkan ibu tua berimbang kita mendapatkan untung darinya. Artinya, pilihan membeli tentu akan lebih baik jatuh padanya dan dengan harga yang ditawarkannya daripada membelinya ke supermarket. Walhasil, keuntungan bagi kita justru ketika kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain.
Lain halnya dengan keuntungan diuniawi. Keuntungan semacam ini baru terasa ketika mendapatkan sesuatu dari orang lain. Sedangkan arti keuntungan bagi kita adalah ketika bisa memberi lebih daripada yang diberikan oleh orang lain. Jelas, akan sangat lain nilai kepuasan batinnya juga.
Bagi orang-orang yang cinta dunia, tampak sekali bahwa keuntungan bagi dirinya adalah ketika ia dihormati, disegani, dipuji, dan dimuliakan. Akan tetapi, bagi orang-orang yang sangat merindukan kedudukan di sisi Allah, justru kelezatan menikmati keuntungan itu ketika berhasil dengan ikhlas menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain. Cukup ini saja! Perkara berterima kasih atau tidak, itu samasekali bukan urusan kita. Dapatnya kita menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain pun sudah merupakan keberuntungan yang sangat luar biasa.
Sungguh sangat lain bagi ahli dunia, yang segalanya serba kalkulasi, balas membalas, serta ada imbalan atau tidak ada imbalan. Karenanya, tidak usah heran kalau para ahli dunia itu akan banyak letih karena hari-harinya selalu penuh dengan tuntutan dan penghargaan, pujian, dan lain sebagainya, dari orang lain. Terkadang untuk mendapatkan semua itu ia merekayasa perkataan, penampilan, dan banyak hal demi untuk meraih penghargaan.
Bagi ahli zuhud tidaklah demikian. Yang penting kita buat tatanan kehidupan ini seproporsional mungkin, dengan menghargai, memuliakan, dan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun. Inilah keuntungan-keuntungan bagi ahli-ahli zuhud. Lebih merasa aman dan menyukai apa-apa yang terbaik di sisi Allah daripada apa yang didapatkan dari selain Dia.
Walhasil, siapapun yang merindukan hatinya bercahaya karena senantiasa dicahayai oleh nuur dari sisi Allah, hendaknya ia berjuang sekuat-kuatnya untuk mengubah diri, mengubah sikap hidup, menjadi orang yang tidak cinta dunia, sehingga jadilah ia ahli zuhud.
“Adakalanya nuur Illahi itu turun kepadamu,” tulis Syaikh Ibnu Atho’illah dalam kitabnya, Al Hikam, “tetapi ternyata hatimu penuh dengan keduniaan, sehingga kembalilah nuur itu ke tempatnya semula. Oleh sebab itu, kosongkanlah hatimu dari segala sesuatu selain Allah, niscaya Allah akan memenuhinya dengan ma’rifat dan rahasia-rahasia.”
Subhanallaah, sungguh akan merasakan hakikat kelezatan hidup di dunia ini, yang sangat luar biasa, siapapun yang hatinya telah dipenuhi dengan cahaya dari sisi Allah Azza wa Jalla. “Cahaya di atas cahaya. Allah membimbing (seorang hamba) kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki …” (QS. An Nuur [24] : 35).
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Motivasi, Tulisan

 

>Hidup itu mencintai dengan Ikhlas

>
Hidup adalah berkah terbesar manusia,hidup itu senyuman,hidup itu tangisan,hidup itu senang,hidup itu sedih,hidup itu mudah,hidup itu sulit,seberapa ikhlas kita menjalani hidup ini?..

sering kita pikir hidup itu nggak adil ada yang dilahirkan lebih tampan,atau lebih cantik dari kita,ada yang lebih kaya dari kita,kita sering iri sama orang lain,sering kita pikir tuhan gak adlil sama kita,hingga kita gak ikhlas menjalani hidup kita,padahal keikhlasan itu salah-satu cara menuju kesuksesan!!

Apa??gak percaya??oke ayo kita lakukan perbandingan!!pertama dari hal yang paling umum!!BELAJAR!!

coba deh belajar mata pelajaran yang kamu gak suka,ber jam-jam!! atau seharian,pasti mumet dan gak mood kan??,terus,coba belajar mata pelajaran yang kamu suka,tapi sebentar aja,pasti rasanya kangen dan gak cukup waktunya kan?hasilnya?jelas yang kita lakukan dengan senang hati dan bahagia pasti lebih banyak masuk keotak,itu dia fungsi keikhlasan!!

eh,tapi ada yang kelupaan,,ikhlas itu apa yah artinya??karena saya gak terlalu paham,saya jawab sebisanya yah??,Ikhlas itu,tidak pamrih,hidup sebaik-baiknya kita hidup,memberi tanpa meminta kembali,dan melupakan keburukan yang kita terima dari orang lain!!

OK!,next..cara mencintai dengan ikhlas

IKHLAS DALAM MENCINTAI TUHAN

Ikhlas dalam mencintai Tuhan?,sulit sih sepertinya,apalagi kita gak bisa lihat tuhan kita,malah kadang kita meragukan keberadaan sang pencipta..Astagfirullah..

selama ini kita ibadah karena apa yaaaaa??waktu sekitar umur 5-9 taun saya jawab disuruh Allah,atau..biar dapet pahala,naah ini namanya gak ikhlas,maklum masih anak-anak(gak mao disalahin >.< heeheee)

Ikhlas mencintai tuhan itu mungkin(mungkin lho yaaa),beribadah tidak mengharapkan pamrih,baik beribadah ke-sesama manusia,ataupun beribadah ke Allah,tapi,apa bisa kita mencintai Allah sedangkan ibadah kita bukan karena-Nya,melainkan mengharapkan pahala dan surga,tapi apa itu salah??

Coba kita kembali ke episode sebelumnya(cieeeeh),”ikhlas itu tidak pamrih” kalau mengharapkan pahala,dan surga,apa kita pamrih?,apa kita beribadah karena cinta kita kepada sang pencipta?atau demi kepentingan kita mendapatkan imbalan?

Seorang Ustad menjawab,sesuka-sukanya seseorang melakukan sesuatu pasti ada kalanya bosan,seperti halnya ahli ibadah,jadi Allah yang Maha mengetahui segala-sesuatunya memberi kita iming-iming yaitu pahala dan surga-Nya,jadi kita termotivasi,kira-kira seperti itu.(ga’ pandai menjelaskan heeheeehee)

Sekarang kita beralih ke episode berikutnya(asli penulisnya mabok nih wahaha)

IKHLAS MENCINTAI SESAMA MANUSIA

Ini adalah tingkat lebih mudah dari mencintai Tuhan,contoh paling sederhananya adalah mencintai ”kekasih”,kira-kira,apa kita terus mencintai seseorang kalau cinta kita tidak diperhatikan,atau tidak dibalas?(pengalaman pribadi penulis heehee)

Nah,tadi mah Cuma pemanasan penulis,gak ada hubungannya sama IKHLAS mencintai sesama manusia,percaya gak percaya Ikhlas mencintai manusia adalah cara supaya kita bisa mencintai Allah,dan dicintai Allah,beruntung kan kita kalo gitu?,dicintai sama sang Maha pencipta,nah biar pada percaya Ikhlas mencintai manusia sangat berpengaruh terhadap mencintai Allah,yuk kita baca cerita berikut ini!!

Dalam kitab Al-Mahabah, cinta kepada Allah adalah puncak dari segala tujuan (al-ghoyatul ghoyah) seluruh maqom spritiual. Surga adalah imbalan sepantasnya bagi kecintaan kepada Allah. Tapi menurut Ghazali kenikmatan surga tidak ada artinya dibanding kenikmatan perjumpaan dengan Allah. Bahkan ditegaskan dalam bahasa para sufi, meminta surga tanpa mengharap perjumpaan dengan Allah adalah tindakan nothing, stupid ! hix…hix…hix….

Sejujurnya, pasti kita semua pengennya surga, gak ada yang bercita-cita masuk neraka, meski untuk bertemu idola kita misalnya yang kebetulan anggota naar, so apa iya, sholat dan puasa adalah tiket cespleng nyampe ke surga …? Yok, lihat kisah berikut.

Alkisah sufi besar Abu Ben Azim terbangun di tengah malam. Kamarnya terang benderang oleh cahaya, dan ditengah cahaya itu ada sosok makhluk (yg ternyata malaikat) dengan sebuah buku ditangan. Sedang apa Anda ?” Tanya Abu Ben pada malaikat tersebut. ”Saya sedang mencatat daftar pecinta Allah “ jawab malaikat. Adakah nama saya tercantum disana wahai malaikat ? tanya Abu Ben harap-harap cemas. Malaikat menyodorkan buku yang dipegangnya, Abu Ben melihatnya dan tak lama kemudian dia kecewa, tidak ada namaku disini. Namun dia segera bercermin, ”yah, mungkin aku memang terlalu kotor untuk menjadi pecinta Allah, kalau demikian, biarlah sejak malam ini aku menjadi pecinta manusia saja.

Beberapa malam kemudian, ia terbangun lagi di tengah malam. Kamarnya kembali terang benderang, malaikat yang bercahaya itu hadir kembali. Namun Abu Ben terkejut karena kini namanya tercantum di rating teratas daftar pecinta Allah (bukan AGB Nielsen). Wahai malaikat, bukankah aku bukan pecinta Allah ? aku hanyalah pecinta manusia. Kata malaikat, ”baru saja Allah berkata bahwa engkau tidak akan pernah bisa mencintai Allah hingga engkau mencintai sesama manusia”. Ups ! rupanya Abu Ben kemudian memproyeksikan cinta dan rindunya kepada Allah dengan berbagi kasih kepada kaum fakir miskin, dia dekati dan belai anak yatim, dia curahkan cinta itu kepada mereka. Dan memang dalam sebuah hadist Qudsi Allah berfirman, ”Aku tidak menjadikan Ibrahim sebagai khalil (kekasih)Ku melainkan karena ia memberi makan fakir miskin dan sholat ketika orang-orang tertidur lelap.

Gituuuuuu…hehehe,nah sekarang yang terakhir,setelah bisa ikhlas mencintai Allah,dan Manusia,baru kita mulai Ikhlas menjalani hidup!!

Hidup tanpa cinta itu hampa,cinta tanpa keikhlasan itu nafsu,hidup itu indah kalau kita menjaga nafsu,hidup itu indah kalau kita Ikhlas…

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Motivasi

 

>Dua Cara Kaya : Ke Luar vs Ke Dalam

>Baru saja dapat buku dari seorang kawan. Agak bingung bacanya, soalnya bahasa German, duh *ga maju-maju ni bahasa German saya…*. Judul pesannya itu “Zwei Wege zum Reichtum zu schaffen. Welches ist die richtige für Sie?”
Setelah berpusing-pusing dengan kamus, akhirnya saya suka bukunya ini, yang berjudulkan “dua cara membuat kaya, mana yang tepat bagi anda?”. didalam buku ini menceritakan “cara-cara baru menciptakan kekayaan” , saya suka kata menciptakan daripada mencari , karena denggan menciptakan sepertinya selalu diberi jalan.
Semua orang pastinya diakui atau tidak. mempunyai angan-angan seperti saya atau sembunyi-sembunyi dalam hati,  ingin menjadi orang kaya. Kecuali mereka yang telah mencoba beberapa kali agar kaya dan gagal. Orang ini biasanya diam-diam angkat tangan, menyerah. “Saya tak mungkin kaya,” begitu mungkin katanya membuktikan pikirannya selama ini bahwa memang dia tidak mungkin kaya.
teman-teman pembaca, kita selama ini tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah “kekuatan pikiran” untuk menarik lebih banyak apapun yang kita inginkan, dan mengurangi apa yang kita tidak suka.  Tapi pernah kah kita menyadari bahwa dengan hanya ‘tahu’ apa yang kita inginkan tidak serta merta akan membawa kepada hasil yang kita inginkan. Kita tahu bahwa untuk mendapat Uang kita harus ‘bekerja’. Untuk mendapat uang lebih banyak harus ‘bekerja’ lebih keras. Agar lebih banyak dan cepat harus ‘bekerja’ lebih cerdas.
Tapi apakah cukup dengan hanya sekedar ‘tahu’? Seringkali apa yang kita ‘tahu’ itu dipatahkan oleh sesuatu yang ‘di luar’ kita. Kita tahu untuk mendapat uang kita harus kerja. TAPI,”Saya tak punya ijazah sarjana untuk melamar kerja,” “Saya tak bisa mengerjakan itu, saya belum pernah,”. Atau, “Orang-orang tidak mempercayai saya untuk mengerjakan proyek itu,” “Ibu saya bilang saya tak punya bakat di bidang itu.” “Apa kata orang kalau saya berbisnis di MLM?”
seringkali yang mengatur kita adalah sesuatu yang ‘dari luar’. Contohnya, pegawai kantoran adalah pekerja yang sangat tergantung dengan kondisi luar. Apapun kondisi yang terjadi di luar pasti berpengaruh ke dalam pekerja itu. Krisis lah, atasan dan rekan kerja sentimen lah, apapun itu.
Nah, yang kedua adalah pekerja/pebisnis yang berusaha memantapkan ‘dunia dalam’nya untuk mempengaruhi dunia luar. Maksudnya adalah, memperbaiki mindset, keyakinan, visi, ambisi, action plan, manajemen.  Apapun yang terjadi dengan ‘dunia luar’ tak akan terlalu berpengaruh, karena alurnya adalah dari ‘dalam ke luar’. Dia yang mempengaruhi, bukan dipengaruhi.
Bagian ini mungkin agak tricky: Apapun yang Anda inginkan dapat terwujud. Prasyaratnya: dunia dalam anda sudah mapan dengan keyakinan tersebut. Jika belum, berusahalah terus untuk membangun dunia dalam yang lebih positif. Nah, sekarang silakan pilih yang mana lebih cocok. Tergantung dengan dunia luar agar kaya, atau menciptkan sendiri keinginanan Anda untuk kaya?

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Motivasi

 

>Konsep sukses

>Tanpa konsep kita akan terjebak didalam hal – hal yang kecil
1. Cara kita melihat dunia menentukan perilaku kita di dunia
2. Manusia dilahirkan untuk berhasil bukan untuk gagal
3. Pemikiran adalah sumber pokok manusia, kualitas kehidupan kita dimasa depan sangat tergantung pada jalan pemikiran kita.
- Berfikir adalah tindakan yang disadari, berlawanan dengan bereaksi yang sebagian besar ditentukan oleh prasangka dan kebiasaan pribadi
- Apabila setiap orang memiliki pemikiran yang sama, maka tidak seorangpun benar – benar berfikir.
- Sepuluh orang cerdas tidak bisa disamakan dengan satu orang yang berfikir.
- Jika palu adalah satu – satunya alat yang kita punya, maka kita akan melihat semua masalah adalah sebuah paku
- Hanya dalam persamaan cinta yang misterius itu, bisa kita temukan penalaran yang logis.
- Tidak ada peningkatan besar mungkin terjadi dalam kehidupan manusia, kecuali ada perubahan besar dalam pola dasar fikiran manusia.
4. Pikiran manusia tidak terbatas, kecuali apa yang kita akui.
5. Kita dapat merubah hidup kita dengan cara merubah cara berfikir kita.
- Apabila anda berfikir anda bisa, atau anda berfikir anda tidak bisa, itulah kebenaran yang mutlak
- Apa yang tidak mungkin akan memerlukan sedikit lebih banyak waktu
6. Nasib bukanlah masalah kesempatan, tapi masalah pilihan. Nasib bukan untuk ditunggu – tunggu tapi untuk diraih.
7. Jika masalah nya kecil perbaikilah apa yang kamu lakukan. Namun jika masalahnya besar sekali, kita harus merubah cara kita berfikir
- Jika kita mendapatkan belut yang panjang, jangan cari panci yang panjang.
8. Sebagian besar masalah utama yang dihadapi hari ini disebabkan oleh pemikiran yang sempit dan hanya untuk jangka pendek.
- Berfikir dengan sistem
- Hukum Alam
- Perubahan
- Perbedaan
- Persatuan
- Pengaturan Diri
- Perluasan
9. Jika anda bukan bagian dari solusi, maka kita adalah bagian dari masalah
10. Sukses adalah kebiasaan, Kegagalan adalah awal dari kesuksesan
”Jika kamu mengajarkan orang lain bagaimana cara mereka berfikir, maka mereka tidak perlu merasa tak berdaya seumur hidupnya”

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Motivasi

 

>Kumpulan kata-kata motivasi

>

  • Sampai SEKARANG ini, masihkah DISIPLIN mengANTARkan ANDA dengan PASTI menuju SUKSES ?

  • Dua hal berikut ini penting tapi mana yg lebih prioritas : Percaya Diri Sendiri atau Percaya Orang Lain ?

  • Sampaikan hal SIMPLE dgn bahasa yg CANGGIH atau Pilih “Katakan hal CANGGIH dgn bahasa yg SIMPLE !”

  • Good is friend of Great,tuk jadi Great perlu capai posisi Good dulu, jgn stop di posisi Good tapi lanjut ke posisi GREAT !  

  • Kekuatan apa aja dlm diri Anda yg telah diberdayakan & apalagi yg akan Anda gali dr diri Anda ? 

  • Tak ada yg abadi selain perubahan itu sendiri, benarkah? Matahari sll abadi terbit di barat! 

  • Ada yg pilih jalani “roda kehidupan yg memutar”, ada yg pilih lebih Manfaat langkahkan kaki Tangga demi Tangga Kehidupan

  • Sepenting apa “ingatan” tuk Anda, berapa besar Anda yakini itu penting & apa bukti keyakinan tsb dlm aktivitas sehari2 !

  • Tanam apel tumbuh apel, tanam kebaikan tumbuh kebaikan,agar tumbuh subur & buahnya bagus perlu dipupuk dan dirawat dg baik!

  • Mentorku pernah ajarkan filosofi “Menang tanpa mengalahkan” & kutemukan prinsip “Menang dgn memenangkan” !

  • Ya Tuhan ampunin diriku selama ini kurang berSyukur, terima kasih atas kemudahan yg selama ini Engkau berikan seterusnya!

  • Seseorang marah tuk meluapkan perasaan & seolah dapat kepuasan, dibalik itu betapa RUGI energi yg terbuang & darah tinggi.

  • Dgn memberi maka Anda semakin menerima maka dengan PEDULI pada sesama berarti sesama pun semakin PEDULI kepada Anda !

  • Buat apa disimpan sendiri, CINTA dan KEBAIKAN begitu berlimpah untuk umat Tuhan di alam semesta ini, Mari sebarkan !

  • Buka Pikiran untuk luaskan Kemampuan; Buka Hati untuk tingkatkan Kebijaksaan; Buka Jiwa untuk pancarkan Cinta !

  • Kadang Anda butuh “tidur panjang” seperti Pertapa dlm tapanya yg panjang tuk Capai PENCERAHAN seperti Anda yg kini dptkan!

  • Bolehkah Anda istirahat 5 menit untuk pikirkan 5 keberhasilan yang Anda capai dalam 5 bulan terakhir dan 5 bukan ke depan ?

  • Ketika seseorang inginkan CINTA dari pasangannya, banyak hal yg MAMPU & MAU ia lakukan untuk buktikan cintanya !

  • Siapa saja yang mengakui dg rendah hati bahwa Tuhan anugerahkan diri yg luar biasa pada setiap orang termasuk otaknya ?

  • Sejak kapan Anda memutuskan menjadi orang yang luar biasa dgn Gali & berdayakan potensi diri yang luar biasa !

  • Fokus pada yang Anda inginkan atau fokus pada yang tidak Anda inginkan ?

  • Untuk belajar hal baru : “Tidak bisa atau tidak mau” ?

  • Dilayani orang lain menyenangkan, senangkah Anda melayani diri Anda sendiri ?

  • Kapan Anda terakhir “menajamkan kapak” sehingga dpt “menebang pohon sukses” Anda semakin mudah dan banyak hasilnya ?

  • Mencintai pekerjaan gunakan pikiran atau hati ?  

                  

  • Apa saja perilaku yg buktikan bahwa Anda yakin kejujuran & integritas antarkan Anda menuju kesuksesan fisik & spiritual ?

  • Syukuri hal kecil dekatkan Anda pd sukses ! Apa yg paling sering Anda syukuri dlm hidup Anda ?

  • Sukses butuh kerjasama pikiran & hati, buku “You are the Real Personal Success” jawaban untuk Anda !

  • Untuk lakukan sesuatu yg penting dalam hidup Anda boleh diskusikan dengan hati Anda !

  • Untuk Miliki Percaya Diri yang positif erat pengaruhnya dengan Miliki Self-Esteem (penghargaan diri) secara positif juga !

  • Apa saja hasil karya luar biasa dari Anda sebagai bukti Anda pribadi yang luar biasa ?

  • Apa sajakah yang luar biasa dalam diri Anda ?

  • Apakah Anda sdh putuskan jadi pribadi yang luar biasa ?

  • Banyak orang gunakan ukuran “salah atau benar”, Anda boleh gunakan ukuran “USELESS or USEFUL” & dptkan manfaat dalam hidup!

  • Daripada perdebatkan satu ilmu pengetahuan dgn ilmu pengetahuan lainnya lbh baik mengGali apa Manfaatnya untuk hidup Anda !

  • Apa persoalannya : orang lain / sesuatu menghentikan Anda atau Anda berhenti sendiri dalam perjalanan menuju sukses ?

  • Anda biarkan / inginkan orang lain mengubah hidup Anda atau Anda yg tanggung jawab mengubah hidup Anda sendiri jd sukses ?

  • Pernyataan “tidak mungkin !” atau “tidak bisa !” dpt di-Challenge dgn pertanyaan “Bagaimana cara jadikan mungkin / bisa ?”

  • SUKSES butuhkan bukan satu tetapi beberapa kunci, mengGunakan KUNCI tersebut butuh kombinasi dan urutan Dengan Tepat !

  • SUKSES butuhkan bukan satu tetapi beberapa kunci, mengGunakan KUNCI tersebut butuh kombinasi dan urutan dengan tepat !

  • Program pd bawah sadar seseorang dpt sabotase tindakannya mencapai sukses; Berita baiknya hal itu dpt diprogram ulang !

  • BB/Komputer/HP direset jika hang, manusia jg dapat reset dirinya dgn MEDITASI hingga semakin FRESH dan POWEFULL kembali !

  • Bagian diri Anda tdk perlu dibanding-bandingkan mana yg lebih baik kuat, semua miliki peranan yg sama baiknya dlm kesatuan!

  • Kekuatan diri Anda bkn untuk digunakan terpisah-pisah melainkan memBERDAYAkannya secara terINTERGRASI & KOMPREHENSIF !

  • Bukan satu-satunya cara, selalu ada pilihan lain melakukannya untuk mendapat manfaaf dan kebaikan yg lebih berkualitas !

  • Miliki Telaga Hati Seluas Samudra memperMudah Pribadi Sukses capai Well-formed Outcome Anda !

  • Salah 1 hal yg Luar Biasa pd diri Anda adalah HATI yg memiliki kekuatan 5.000 kali dari OTAK, berdayakan KEAJAIBAN HATI !

  • “Sesuatu yg terbaik & terindah di dlm dunia ini tdk dpt dilihat/disentuh. Ia harus dpt dirasakan dg hati.” – Helen Keller

  • “Para pemenang adalah mereka yang benar-benar mendengarkan suara hati mereka” – Sylvester Stallone

  • Apa saja tujuan hidup Anda yg jelas & seimbang di bidang spiritual, finansial, kesehatan, keluarga, self dev & sosial ?

  • Setiap hal yg Anda lakukan atau tidak lakukan, pikirkan Manfaat-manfaat yg Anda peroleh untuk keBaikan Anda !

  • Bila Anda menilai apa yg dilakukan tuk realisasikan rencana belum cukup; apa lagi yg perlu Anda tambahkan sampai tercapai ?

  • Ada orang yg ikuti orang lain sementara Anda yakin bhw Tuhan ciptakan kita tuk mandiri buat keputusan & pilihan dlm hidup

  • MeNikmati setiap langkah dgn kesadaran diri tingkatkan kepekaan dan menambahkan keBahagiaan pada diri Anda !

  • Aku berdoa memohon pd MU kemudian buka diri dgn kepekaan & keIkhlasan Hati maka keajaiban menjadi anugerah dari MU, TUHAN !

  • Mereka yg kaku & tdk mampu beradaptasi akan punah, dan FLEXIBLE dan ADAPTIVE membuat Anda mampu tingkatkan kualitas hidup !

  • Memilih vs dipilihkan – buat keputusan vs ikut keputusan : butuh tanggung jwb setelahnya; yg manapun lakukan dg FLEXIBLE!

  • MenCINTAi seseorang sbg keKASIH idealnya mendpt BALASan yg sama; bila belum IKHLASkan waktu yg bawakan JODOH untukmu !

  • Kita mendpt anugerah otak yg lengkap : otak kiri, kanan & tengah; gunakan scr holistik jg intergrasi dgn seluruh diri Anda

  • “Pikiran mrpk sumber dari segala kekayaan,segala kesuksesan,segala perolehan materi,segala penemuan & segala pencapaian .” Claude M. Bristol

  • “Penemuan terbesar dlm generasi saya adalah kesimpulan bhw manusia dpt mengubah hidupnya hanya dgn mengubah sikap berpikirnya” William James

  • “Anda hrs menerima apapun yg datang nmn hal yg terpenting adlh bagaimana Anda hadapinya dgn memberikan yg terbaik dr Anda” Eleanor Roosevelt

  • Kegembiraan dapat melihat orang lain senang semakin bahagia dengan membuat orang lain gembira !

  • “Perdebatkanlah batas kemampuan Anda dan sangat pasti itu menjadi batasan Anda.” – Richard Bach

  • “Pikiran itu sama halnya dengan parasut – mereka hanya berguna ketika terbuka” – Thomas Dewar

  • Bolehkah Anda tingkatkan Percaya Diri dgn tambahkan kemampuan,pengetahuan; jg miliki Cinta yg berlimpah Bagikan ke sesama !

  • Bagaimana Anda memBerdayakan setiap keLebihan; keKuatan; keBahagiaan dan Cinta pada diri Anda ?

  • Mana yg ANDA lbh banyak miliki : kekurangan vs keLEBIHan; kelemahan vs keKUATAN; kesedihan vs keBAHAGIAan; benci vs CINTA ?

  • SABAR itu bukan uji ketahanan tapi uji KEIKHLASAN; demikian halnya dgn MEDITASI bkn utk mendapatkan tapi utk MELEPASKAN !
  • Berikan “makanan fisik” utk Otak Ajaib Anda & “Mind-Food” utk Pikiran Anda spt materi spiritual; training; motivasi dll.

  • Apakah Anda memilih makanan yg baik & berkualitas utk tubuh Anda jg utk otak Anda hingga hasilkan PIKIRAN yg berkualitas?

  • Ingatkah Anda minimal 3 prestasi yg membanggakan & membahagiakan Anda ? Seperti apa saat-saat ITU ?

  • Sesuatu bukan diMulai pada waktu Anda Lakukan, melainkan sudah berLangsung sejak Anda Putuskan !

  • Anda tdk perlu menciptakan keDAMAIan, rasakan saja DAMAI dalam diri Anda dan pancarkan ke seliling Anda !

  • Siapa saja tokoh yg Anda kagumi, teladani & menginspirasi Anda? Apa saja yang membuat kehidupan mereka bermakna bagi Anda ?

  • Ada banyak waktu untuk meLakukan yg Anda Inginkan Sekarang agar di hari tua tdk menyesali apa yg tdk dilakukan saat muda !

  • “… pancaindra manusia bagaikan lima pintu yang terbuka menghadap dunia luar. Tetapi yang lebih menakjubkan adalah hatinya yang berjendela terbuka (ke dalam) ke arah dunia gaib yang tak kasatmata; di mana sesekali ia bisa menerima isyarat tentang masa depannya.” – Al-Ghazali

  • “Orang yang percaya, yakin, dan bijak mempunyai mata lahir dan mata batin. Ia melihat semua ciptaan-Nya di bumi dengan mata lahirnya dan melihat semua ciptaan-Nya di langit dengan mata hatinya.” – Abdul Qadir Al-Jailani

  • Apa saja misi Anda dlm hidup ini? Bagaimana Anda bayangkan misi itu jelas dlm gambaran, kata-kata & perasaan saat tercapai?

  •  Apakah yg saya lakukan selaras & segenap tubuh, pikiran dan hati ?

  • Apakah saya cinta bumi ini ? Cinta kelangsungan lingkungan hidup ? Cinta bangsa Indonesia ? Bagaimana saya menJaganya ?

  • Apa yang Anda rasakan dalam diri Anda ketika berSyukur dan hal yang belum Anda sadari sebelumnya ?

  • Kadang kita inginkan oranglain berubah demi kebaikan, ketika oranglain inginkan kita berubah MAUkah kita melakukannya?

  • Apa yg ada dalam Impian Anda sehingga begitu mengGelorakan Anda untuk semakin cepat semakin bahagia Anda meRealisasikannya!

  • Waltz Disney mengHidupkan Impiannya pd Disney Land; bagaimana Anda mengHidupkan Impian Anda & apa bentuknya ?

  • Cinta yg besar pd Kekasih dorong tindakan tuk nikahinya; sebesar apa cinta apa Anda pd Impian tuk b’tindak realisasikannya?

  • Ketika Anda bicara dengan seseorang, apakah Anda perlu membuatnya nyaman berbicara dg Anda & bagaimana Anda melakukannya ?

  • “Penemuan sejati bukanlah mencari lahan baru, tetapi melihat dengan cara pandang yang baru.” – Robert Schuller

  • “Ketika sebuah pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun kita terlalu sering melihat ke arah pintu yang tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka bagi kita.” – Alexander Graham Bell

  • Waktu tidur malam, apresiasi tubuh & pikiran Anda sehingga saat tubuh istirahat, pikiran jg istirahat & semakin segar bangun besok hari!

  • “Orang lain harus ikut aturan, saya ga harus – Orang lain mau begini, saya maunya begitu” seringkali terjadi, kan!

  • Apa yg seseorang ucapkan mungkin mencerminkan pribadinya seperti teko berisi air kopi keluarnya air kopi; berisi air got keluarnya air got !

  • Berapakah harga keRENDAHan HATI & keSEDERHANAan SIKAP ? MUDAHkan sebagai bagian diri KITA dlm praktek sehari-hari !

  • Banyak orang mungkin tdk sadar biarkan pikiran mengontrol dirinya, Anda bukanlah pikiran Anda, Anda pengendali pikiran Anda

  • Berapa detik/menit/jam Anda meNIKMATI kegiatan Anda setiap hari & seberapa NIKMATnya ? Masih bisa ditambah keNIKMATannya ?

  • Mungkin muncul marah/jengkel ketika orang lain tidak sesuai harapan kita; bagaimana jika kita yg tidak sesuai harapan orang lain ?

  • tidak Penting kekuatan diri Anda sampai Anda menyakini, berdayakan secara fleksibel & dapatkan hasil sesuai keinginan Anda!

  • Perkiraan setiap detik otak hasilkan 1 pemikiran;bagaimana Anda berdayakan tuk hasil pemikiran yg kreatif & menguntungkan ?

  • Anda boleh saja tidak meLARANG diri Anda : mengeluh,jengkel,marah tapi IJINkan diri Anda lakukan hal yg untungkan Anda : sabar, ikhlas dll

  • Makan bandeng jangan Fokus pd tulangnya tp dagingnya, jalani hidup jgn Fokus pd sedikit kesulitan tp banyak keMUDAHan Nya !

  • Berapa banyak setoran Tabungan HATI (Syukur, Ikhlas, Damai, Bahagia,Cinta) Anda hari ini atau Berlimpah, sehingga Anda Bagikan?

  • Setiap bagian diri manusia adlh anugerah Luar Biasa dr Tuhan.Buat apa pilih jd orang biasa ? Ayo,Berdayakan jd LUAR BIASA !

  • Bila satu dua kali belum dapatkan hasil dr usaha Anda, tingkatkan semangat & evaluasi apakah terus dg cara yg sama atau cara yang berbeda !

  • “Hidup seseorang adalah apa yang dipikirkannya.” – Marcus Aurelius

  • Banyak Tokoh Sukses gunakan Visualisasi, bagaimana Anda Gunakan dan seberapa sering Dapatkan HASILnya ?

  • Mampukan semangat pagi untuk berbagi senyum tulus dan cinta belimpah dari Tabungan Hati kepada siapa saja !

  • Hindari tidur dgn tv /radio masih aktif, materi siaran langsung masuk pikiran bawah sadar Anda & mungkin jd program yg merugikan Anda !

  • Bila Tabungan Hati Anda berlimpah, Anda dapat membagikannya kepada mereka yg membutuhkan !

  • Bukalah Tabungan HATI dan Setorkan : Syukur, Ikhlas, Damai, Bahagia dan Cinta sebanyak-banyaknya; tariklah sewaktu butuh!

  • Kesejukan terasa nyaman di tengah hari yg hangat; kehangatan jg begitu nyaman di tengah udara yang sejuk !

  • Menyenangkan & memanjakan diri itu perlu pd waktu yg tepat, sementara Anda sharingkan apa saja yg Anda lakukan tuk senangkan diri sendiri ?

  • Kecil/besar, Anda pernah sukses, apa yg Anda lihat, dengar & rasakan waktu itu; Apa dampaknya sering2 Anda bayangkan?

  • Sementara boleh Anda bayangkan liburan yg menyenangkan, Anda mulai sadari pentingnya Gunakan lima indera Anda dg lengkap !

  • “Anda bukan tenggelam karena jatuh ke air, Anda tenggelam karena tinggal di dalamnya.” – Edwin Cole

  • “Tuhan berikanlah saya ketabahan untuk menerima hal-hal yang tidak dapat saya ubah dan keberanian untuk mengubah hal yang dapat diubah dan kearifan untuk membedakan antara kedua hal tersebut.” – Reinhold Niebuhr

  • Apapun yg gagal & SUKSES kemarin bkn kepastian gagal & sukses ke depan, jadikan pedoman & evaluasi tuk langkah lebih baik! 

  • Bila Anda mampu menolak kado/parcel/hadiah yg tdk jelas tujuannya, mungkin Anda MAMPU menolak hinaan/tdk perlu menerimanya! 

  •  Pg ini ada sesalkan hidupnya & tanyakan dosa apa yg telah dia buat hingga hidup susah,fokus keKUATan upaya LEBIH ke depan !

  • Sementara Anda mulai sadar miliki banyak kekuatan, bila 1 atau 2 kekuatan blm hasilkan, kombinasikan lbh banyak kekuatan! 

  • Bila Anda mampu menolak kado/parcel/hadiah yg tdk jelas tujuannya, mungkin Anda MAMPU menolak hinaan/tdk perlu menerimanya!
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 27, 2010 in Motivasi

 

>Kisah Sejati Sepasang Suami Istri Inspirasi, Saling Melengkapi

>

Suami yang Tidak Memiliki Lengan Sang Istri Tidak Memiliki Kaki

Pasangan ideal, adalah pasangan yang keduanya bisa saling melengkapi kekurangan satu sama lainnya bukan malah saling mencari celah dan kekurangan pasangannya, kala salah satu pihak membutuhkan maka bisa ditutupi oleh yang lain. Berbagi suka duka bersama dengan tulus dan ikhlas. Sering kita yang memiliki kesempurnaan karunia dari Tuhan tidak menyadari dan menyianyiakannya. Sobat ruanghati.com yang budiman, mari kita sedikit merenung dengan postingan berikut tentang sepasang suami istri yang begitu memberikan inspirasi pada kita.
Kisah Cinta Sejati
Sering kita menganggap kebaikan pasangan kita adalah hal biasa yang lumrah kita dapatkan, namun kala suatu hari nanti salah satu dari kita tiada mungkin kita akan lebih merasa berapa berharganya keberadaan pasangan kita dalam keseharain menemani kita. Mari belajar dari pasangan Fatima dan Ahmad dalam saling melengkapi saat mengarungi bahtera rumah tangga berdua, mencapai keluarga yang bahagia
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Keep smilin’, keep shinin’
Knowin’ you can always count on me, for sure
That’s what friends are for
For good times and bad times
I’ll be on your side forever more
That’s what friends are for

Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati
Kisah Cinta Sejati

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 26, 2010 in Motivasi

 

>Segalanya Ada di Dalam Pikiran

>
Apabila Anda berfikir kalah, maka akan kalah
Apabila Anda berfikir tidak berani, maka tidak akan berani
Apabila Anda ingin menang tapi tidak merasa yakin,
boleh dikatakan anda tidak akan menang
Apabila Anda berfikir untuk rugi, maka akan rugi

Karena di dunia ini kita temukan sukses dimulai
dari segalanya dalam pikiran

Apabila anda menganggap diri Anda unggul
Maka akan menjadi unggul

Anda harus bercita-cita tinggi untuk bangkit
Anda harus merasa yakin terhadap diri sendiri
sebelum Anda dapat memenangkan suatu hadiah

Perjuangan hidup tidaklah senantiasa memihak
pada yang lebih kuat atau yanh lebih cepat
Tapi cepat atau lambat sang pemenang adalah orang
yang berfikir dia pasti menang

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 20, 2010 in Ilmu, Motivasi

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.