RSS

>Resep Ampuh Jadi Pribadi Tangguh

08 Nov

>Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor terpenting bagi
kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana
hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Ketika kita melihat pacar atau
pasangan kita berjalan di depan kita, pikiran kita mungkin akan memerintahkan
mulut kita untuk menegurnya, menyuruh kaki kita mempercepat langkah, atau
meminta kita untuk tidak melakukan apa-apa.

Spoiler for otak:

Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada “hati” untuk
menentukan suasana yang diinginkan. Umpamanya, suatu hari kita ditinggal
kekasih, pikiran kita akan memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan kehidupan cinta kita dengannya, yang terekam oleh otak. Katakanlah pikiran kitamemilih informasi yang berhubungan dengan hal-hal indah, yang pernah kita alami bersamanya. Pikiran kita akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, kita menyesal dan sedih karena semua keindahan itu harus berakhir.

Spoiler for menyesal:

Instruksi akan diteruskan ke “hati” melalui perangkat psikologis kita, dan
perasaan kita pun menjadi sedih. Sebaliknya, apabila pikiran kita memilih
informasi-informasi yang berhubungan dengan hal-hal menyebalkan dari si dia,
umpamanya hidung peseknya, kebiasaan buruknya, atau kesukaannya
berutang, pikiran kita akan mengolahnya menjadi instruksi bahwa kita senang
dan bahagia karena mimpi buruk itu telah berakhir. Hati kita pun senang
karenanya.

Spoiler for happy:

Faktual dan sensitif
Bila pengaruh pikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita orang
faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan fakta. Tetapi bila pengaruh pikiran sangat lemah terhadap perasaan kita, maka kita termasuk orang sensitif.
Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Soalnya,
pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam di otak secara lebih
mendetil sebelum dimasukkan ke “hati”.

Spoiler for calm:

Sebaliknya, orang sensitif akan
cenderung emosional, karena biasanya pada saat merespons realitas yang
tengah dihadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang terekam di otak, akan tetapi langsung memasukkannya ke dalam “hati” apa adanya. Ia
mengolah informasi dengan perasaannya.

Spoiler for angry:

Untuk memperjelas, ambilah contoh seseorang tanpa sengaja melihat
kekasihnya tengah duduk berdua dengan orang lain yang berlainan jenis kelamin dan tidak ia kenal. Bila dia orang sensitif, otaknya merekam semua kejadian yang dilihatnya. Pikirannya tidak mengolah melainkan langsung meneruskannya ke dalam “hati” untuk diolah. Karena “hati”-nya yang mengolah, ia mungkin segera mendatangi mereka dan tanpa babibu langsung melayangkan bogem mentah.
Sebaliknya, bila ia seorang faktual, kejadian-kejadian tadi direkam di otaknya,
diolah terlebih dahulu oleh pikiran sebelum diteruskan ke “hati”. Pikirannya akan
membuat pertimbangan-pertimbangan yang diperlukan. Bila kekurangan data,
maka ia akan menghasilkan kemungkinan-kemungkinan lain. Misalnya,
kemungkinan orang lain itu adalah saudara atau sahabat kekasihnya. Atau
mungkin pula teman selingkuh kekasihnya. Kemungkinan-kemungkinan itu
kemudian diteruskan ke “hati” sebagai perasaan ingin tahu. Karena pertimbangan pikiran inilah ia mungkin akan mendekatinya untuk mencari tahu
hal sebenarnya, ketimbang langsung menghakimi.

Spoiler for searching:

Proses itulah yang menyebabkan orang faktual cenderung tenang, penuh
perhitungan, dan mampu mengendalikan diri. Sebaliknya, orang sensitif
cenderung cepat gelisah, tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, tidak
sabar, dan sukar mengendalikan diri.
Persepsikan kenyataan secara positif
Dengan pengoptimalan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga
kehidupan ke arah yang kita inginkan.Dengan pikiran kita dapat mengubah perasaan sedih menjadi perasaan senang, takut menjadi berani, minder menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh gairah. Maka tidak salah bila seorang filsuf, Marcus Aurelius, memiliki pandangan bahwa “Hidup kita ditentukan oleh pikiran”.
Kalau berpikir tentang hal-hal menyenangkan, maka kita akan menjadi senang.

Spoiler for happy:

Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, kita akan sedih.

Spoiler for sad:

Begitu pula bila berpikir soal hal-hal menakutkan kita akan menjadi takut.

Spoiler for scary:

Rasanya memang sulit dipercaya. Namun, itulah adanya. Stanley R. Welty,
Presiden Wooster Brush Company, berpendapat, “Pada saat keluar rumah di
pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi baik atau
buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran kita. Dapat
tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara kita berpikir.”
Kalau merasa kantung kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling
sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Tapi bila kita bangun
pagi, memandang keluar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul
menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, tanpa mempedulikan
kantung yang semakin kempis, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai
hari baik. Bagaimana pun cuaca hari itu, bagaimana pun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan kehidupan kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.

Spoiler for my life:

Yang bisa dilakukan adalah mengendalikan pikiran. Jangan biarkan pikiran kita membuat perasaan menjadi tidak enak. Senantiasa persepsikan kenyataan secara positif.

Spoiler for you can:

“Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif,” kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.
Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah
mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah
menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa
membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.
Demikian pula ketika tengah dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri relaks, pandang kenyataan di hadapan kita secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.

Spoiler for relax:

“Kalau ada masalah, relakslah. Santai saja. Pikirkan saja apa yang akan Anda lakukan selanjutnya, dan apa tindakan Anda untuk itu,” kata Welty.
Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau
kesal. Namun jangan larutkan diri di dalamnya. Jangan biarkan masalah apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif yang bisa
dilakukan. Biarkan semua masalah berlalu tanpa meninggalkan luka fatal.

Spoiler for confidence:

Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh. Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita. Bukan cuma itu, pikiran positif serta kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita. Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita melewati semua kesulitan. Dan yang lebih penting, hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan.
sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4690522

Incoming search terms:

tips islami menjadi pribadi yang tangguh,cara membuat diri jadi berani,pribadi tangguh,membuat diri tangguh,perasaan hati pada kekasih,cara menjadi pribadi yang tenang,cara menjadi pribadi yang tangguh,tips jadi orang tangguh,cara menjadi pribadi kuat,cara ampuh menjadi pribadi yg baik,tips jadi pribadi yang tenang,menjadi pribadi yang tenang,tips supaya tangguh,tips menjadi pribadi yang tenang,resep menjadi pribadi yang menyenangkan,Resep supaya hati menjadi tenang,tips menjadi pribadi tangguh,tips menjadi pribadi menyenangkan,tips jadi cewek tangguh,tips jd orang yang menyenangkan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 8, 2010 in Tips

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: