RSS

>Menyadari (Menemukan) Takdirmu (Potensi Terbaikmu)

05 Des

>

Tidak mungkin Tuhan iseng menciptakan Anda. Tuhan pasti memiliki visi terbaik atas penciptaan Anda, lalu tinggal Anda yang pilih, apakah bergerak sesuai visi Tuhan atau ingin menjalankan visi pribadi? Hidup adalah pilihan-pilihan takdir…. dan kesejatian Anda akan lekas terbentuk jika Anda mampu selaras dengan visi-Nya…

Dan untuk menemukan taqdir terbaik Anda maka Anda harus melawati berbagai ujian dariNya yang harus Anda ikhlaskan. Anda harus melatih kualitas tawakkal Anda…. Anda harus melatih mengorbankan hawa nafsu untuk menemukan kesejatian Anda… Anda harus berlatih memahami bahwa kehendak Allah itu jauh lebih baik dan indah daripada kehendak hawa nafsu pribadi……

“..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.(Q.S. 2:216)”

Sahabat….Memang tidaklah mudah menemukan takdir kita..menyadari takdir kita. Ada yang setelah berusia 40 tahun baru menemukan (menyadari) takdirnya, ada pula yang masih remaja…. Tapi ada juga, sampai ajal menjelang di usianya yang sudah begitu tua, belum juga “ngeh” untuk apa sih Allah menciptkan saya… apa sih tugas saya di muka bumi.. apa sih peran unik saya sehingga saya bisa memberikan kontribusi terbaik kepada alam semesta….

Sesungguhnya, Allah telah memberikan kita panduan… agar visi pribadi kita tetap selaras dengan visiNya… dan panduan itu bernama Al-Quran, As-sunnah, dan SunnatullahNya yang bertebaran di alam semesta ini….

Hidup ini memang pencarian jati diri, namun Anda seharusnya mencari dalam kesadaran tentang fungsi Anda, bukan mencari dalam kegelisahan dan ketidak jelasan. Pencarian jati diri tidaklah berujung..terus dan terus..namun pencarian jati diri terbaik adalah diawali dari kesadaran fungsi Anda…. “ngapain sih aku ada di dunia ini?”

Secara Sederhana dan Global, Takdir kita dimuka bumi ini ada DUA. Pertama sebagai KHOLIFAH dan kedua sebgai ABDULLAH. Kholifah untuk mensejahterakan dan melestarikan alam semesta, dan Abdullah untuk menyembah dan mengagungkan Allah sebagai pencipta alam semesta. Tentu saja menyembah-Nya dengan cara-Nya, bukan dengan cara yang kita ciptakan sendiri…

Dan secara sederhana yang lebih spesifik lagi, Anda (dikatakan) sudah menemukan takdir (Potensi Terbaik) Anda, adalah Ketika hari ini Anda melakukan hal yang Anda INGINKAN, lalu BENAR sesuai visi TUHAN, dan pas sesuai KEMAMPUAN Anda.

Jadi kuncinya di 3 Kata berikut : MAU (Ingin), MAMPU, dan BENAR (SYAR’I)

Maka Tugas Anda di muka bumi ini adalah ketika Anda sudah melakukan dan berada di ketiga “Lingkaran” di atas. Yakni ketika Anda berani mengatakan kepada semesta :
1. Saya melakukan sesuatu yang BENAR (Sesuai keinginan Tuhan) >>> SI >>> Karakter Inti (Spiritual)
2. Saya melakukan sesuatu yang saya MAMPU (Sesuai keinginan Otak-Skill) >>> IQ >>> Karakter Luar (Skill)
3. Saya melakukan sesuatu yang saya MAU (Sesuai keinginan Anda-Nafs) >>> EI >>> Karakter Tengah (Will)

Sehingga, jika dipadukan ketiga lingkaran tersebut, maka Anda telah berada di irisan yang pertama….






Jika Anda berada pada IRISAN PERTAMA, maka Anda boleh dikatakan sudah menemukan takdir Anda, potensi terbaik Anda, teruslah Anda up-grade.

Dan jika Anda masih berada di IRISAN KEDUA, maka ada DUA hal yang setidaknya bisa ANDA lakukan, pertama belajar MENERIMA keadaan sehingga lahirlah KEIKHLASAN dan KEMAUAN atau kedua CARI PEKERJAAN lain yang Anda INGINKAN.

Lalu, jika Anda berada di IRISAN KETIGA, berarti Anda harus MENINGKATKAN KEMAMPUAN Anda di bidang itu. Jika tidak, maka energi Anda akan terKURAS…

Dan, kalau ANDA berada di IRISAN KEEMPAT maka Anda harus HIJRAH dari IRISAN itu, karena itulah irisan yang pasti tidak sesuai dengan visi Tuhan atas penciptaan terbaik Anda.

Walhasil, Anda dikatakan sudah berada di IRISAN yang PERTAMA, atau dikatakan Anda sudah MENEMUKAN/MENYADARI potensi takdir terbaik Anda adalah ketika Anda sudah merasakan hal-hal berikut :


1. Tenang
2. Bahagia
3. Mudah untuk Beribadah / menyembah-Nya, tidak merasa terpaksa
4. Mudah Khusyu dan konsentrasi dalam beribadah dan bekerja
5. Menikmati pekerjaan Anda, walaupun Anda tidak dibayar atas pekerjaan Anda, atau dibayar kecil…
6. Mendatangkan banyak manfaat bagi alam semesta
7. Banyak orang baik yang merasa bahagia dengan kehadiran Anda
8. Dan kalau dilihat dari sisi historis, Anda merasa pantas dan layak dengan “hadiah” takdir ini dari Allah SWT
9. Tidak takut lagi akan kematian, sebab Anda Tidak mencintai dunia berlebihan
10. Sungguh mencintai Allah yang menggetarkan asmara hati terdalam Anda…

Maka insya Allah.. itulah visi Tuhan untuk Anda..maka nikmatilah… wallahu alam…

Salam

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 5, 2010 in Amar ma'ruf

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: