RSS

>Menjalani Apa Yang Digariskan-Nya

29 Jan

>


“Hati bersih dari kegalauan jiwa tentang apa yang diinginkannya
serta apa yang terjadi dan apa yang berlangsung. Itu kerana hati
telah ‘berputus asa’ untuk menjadi selain dari apa yang sudah
digariskan, dan ketika itulah jiwa pun tenang. Sesungguhnya,
Allah hanya menyeru kita untuk menyembah-Nya, menegakkan
ketentuan-Nya, melaksanakan kewajipan dari-Nya, serta menjauhi
murka-Nya; dan kita hanya memiliki satu hati.”

Semua itu merupakan rahmat Allah untuk kita, sebagaimana diterangkan-Nya:
“Tidaklah suatu bencana menimpa di bumi dan [tidak pula] pada diri kalian
melainkan telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum kami menciptakannya.”

Allah kemudian menjelaskan alasan-Nya, “Supaya kamu tidak berduka atas
apa yang luput dari kalian dan supaya kamu tidak terlalu gembira dengan
apa yang diberikan-Nya kepada kamu.” (Surah Al-Hadid (57): 22 & 23)

[Imam Al-Hakim Al-Tirmidzi r.a.]

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2011 in Amar ma'ruf

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: